Dalam rangka mengimplementasikan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Budi Luhur melaksanakan program bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumbakeling dalam Inovasi Desain Kemasan Sebagai Pendukung Pemasaran Hasil Pertani Berbasis Platform Digital serta Mengoptimalisasikan Pemasaran Hasil Pertanian Melalui UMKM Berbasis Platform Digital” Kegiatan dilaksanakan pada 2–3 Juli 2026 di Desa Sumbakeling, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dengan penguatan kapasitas pelaku UMKM dalam mengoptimalkan pemasaran hasil pertanian dengan memanfaatkan platform digital. Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan mahasiswa yang turut berperan aktif dalam mendampingi masyarakat selama pelatihan dan pendampingan. Keterlibatan mahasiswa ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), sekaligus memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di bangku kuliah dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi mengenai strategi pengembangan UMKM, peningkatan kualitas produk, pengemasan (packaging) yang menarik, branding, serta pemanfaatan platform digital dan media sosial untuk memperluas jangkauan pasar. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif, berbagi pengalaman, serta pendampingan dalam menyusun strategi pemasaran digital yang sesuai dengan karakteristik produk lokal.


Melalui pendekatan yang aplikatif, masyarakat didorong untuk memahami bahwa digitalisasi tidak hanya menjadi sarana promosi, tetapi juga merupakan strategi penting dalam membangun keberlanjutan usaha. Penggunaan platform digital diharapkan dapat membantu pelaku UMKM menjangkau konsumen yang lebih luas, meningkatkan daya saing produk, serta memperkuat perekonomian desa.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan dan diskusi yang muncul menunjukkan besarnya minat masyarakat untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal dengan memanfaatkan teknologi digital.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menciptakan UMKM desa yang lebih inovatif, adaptif, dan berdaya saing. Ke depan, pendampingan secara berkelanjutan diharapkan dapat terus dilakukan agar masyarakat mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh serta memperluas akses pasar melalui ekosistem digital. Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat, diharapkan potensi pertanian Desa Sumbakeling dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan di era transformasi digital